Ulasan Pertandingan Madrid Lawan Espanyol

Ulasan Pertandingan Madrid Lawan Espanyol

Ulasan Pertandingan Madrid Lawan Espanyol

Ulasan Pertandingan Madrid Lawan Espanyol – Setelah ditinggalkan oleh Rafael Benitez, hal ini justru tidak membuat Real Madrid limbung. Mereka tetap eksis sebagai salah satu klub raksasa Spanyol yang konsisten untuk selalu berada di papan atas klasemen selama bertahun-tahun. Fakta ini semakin terpampang nyata setelah kedatangan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Madrid yang menggantikan Benitez. Terbukti dari empat pertandingan yang sudah dilakoni Madrid bersama Zidane, jumlah raihan gol yang didapatkan sudah cukup banyak yaitu 17 gol. Jumlah gol yang bersarang di kandang sendiri pun tergolong minim dan mencatatkan hasil yang bagus yaitu hanya kebobolan dua gol saja. Hasil ini adalah hasil yang tidak buruk untuk pelatih yang baru memulai debutnya bersama klub seperti Zidane yang sudah harus melatih klub sebesar Madrid.

Ulasan Pertandingan Madrid Lawan Espanyol

Meskipun sempat ditahan imbang oleh Real Betis, namun Los Blancos mampu bangkit di Santiago Bernabeu. Mereka melumat Espanyol dengan skor fantastis yaitu enam gol tanpa balas, bahkan di pertandingan ini Cristiano Ronaldo kembali diperbincangkan karena keberhasilannya untuk mencetak  hat-trick. Sedangkan untuk tiga gol lain Madrid lain disumbangkan oleh Karim Benzema, James Rodriguez dan ada juga gol bunuh diri Oscar Duarte.

Ajang pembuktian

Bagi Ronaldo pribadi, pertandingan melawan Espanyol menjadi sebuah pembuktian. Hal ini disebabkan karena bintang asal Portugal ini sedang mengalami penurunan performa. Namun hal ini ditepisnya dengan torehan tiga gol yang dilesakkan ke gawang lawan. Salah satu kunci kesuksesan Madrid dibawah komando Zidane adalah karena Zidane yang menerapkan prinsip menyerang total. Zidane ingin mengubah citra yang selama ini diperlihatkan melalui gaya bermain bertahan yaitu gaya bermain yang hanya mengandalkan serangan balik untuk menciptakan gol. Gaya bertahan juga sering dicap sebagai gaya bermain yang membosankan sehingga membutuhkan usaha keras untuk mengubah citra seperti ini.

Meskipun dilakukan dalam waktu singkat, namun Zidane berhasil mengubah citra ini dalam sekejap. Stok pemain yang memadai menjadi kunci utama kesuksesan Zidane dalam meracik tim yang tangguh. Semakin banyak laga yang dilalui bersama Zidane, maka filosofi main yang ingin diterapkan pun semakin terlihat yaitu tim dengan menyerang secara total seperti layaknya tim Brasil di masa jayanya yang berhasil memukau banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Serangan

Lini serang yang efektif menjadi salah satu kunci keberhasilan Real Madrid saat ini. Bek sayap yang dimiliki oleh El Real sering maju ke depan karena mereka memiliki tanggung jawab besar untuk mengatur serangan. Meskipun memiliki tanggung jawab besar, namun para bek sayap ini juga memiliki keuntungan yang tidak kalah besar yaitu memiliki peluang besar ketika kehilangan bola. Hal ini disebabkan karena mereka juga memiliki potensi untuk merebut bola kembali. Serangan yang dibangun dari kedua bek sayap membuat benteng lawan renggang dan hal ini membuat penyerang memiliki keuntungan karena ruang mereka yang semakin terbuka lebar. Tugas Benzema lebih ringan sehingga fokus tim adalah menyelesaikan peluang yang ada.

Bek sayap memiliki kesempatan untuk membantu serangan. Marcelo dan Dani Carvajal menjadi mesin tambahan Madirid untuk meruntuhkan benteng pertahanan lawan. Pada pertandingan Madrid lawan Espanyol kemarin, Espanyol menjadi sasaran empuk Madrid untuk menambah pundi-pundi gol mereka. Espanyol adalah tim yang selalu menuai hasil buruk ketika harus berhadapan dengan Real Madrid. Pertemuan pertama mereka pada awal musim ini juga berakhir tragis dengan skor enam gol tanpa balas, bahkan pada saat itu, Ronaldo mencetak lima gol ditambah satu gol dari Benzema.

Meskipun skema menyerang total ini terlihat sempurna, namun bukan berarti tanpa kekurangan. Akibat dari menerapkan skema menyerang ini, El Real hanya menyisakan dua pemain. Dua pemain ini berposisi di sektor pertahanan. Walaupun Madrid bisa melepaskan 15 tembakan, namun Keylor Navas harus tetap memastikan bahwa gawang El Real tetap perawan sampai pertandingan berakhir.

Fakta ini membuat Madrid sebaiknya waspada ketika berhadapan dengan Barcelona. Hal ini disebabkan karena Barcelona juga adalah salah satu tim terbaik kelas dunia yang memiliki daya gedor yang juga luar biasa. Pekerjaan rumah Zidane masih banyak dan harus diselesaikan satu-persatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *