Akhir Kisah Indah John Terry dengan The Blues

Akhir Kisah Indah John Terry dengan The Blues

Akhir Kisah Indah John Terry dengan The Blues – Beberapa tahun belakangan ini, Chelsea mendapatkan banyak cobaan pelik yang menghantam. Kisah-kisah manis yang terjadi, perlahan-lahan mulai berjalan ke fase akhir. Ya, Chelsea telah mengakhiri kisah manis mereka bersama beberapa pemain terbaik mereka seperti Petr Cech, Ashley Cole, Didier Drogba dan Frank Lampard. Chelsea juga kehilangan salah satu pelatih tersukses mereka, Jose Mourinho.

Akhir Kisah Indah John Terry dengan The Blues

Kini, Chelsea juga akan kehilangan pahlawan mereka, John Terry. Kepastian tersebut disampaikan sendiri oleh John Terry pada Minggu (31/1/16) waktu Inggris setelah Chelsea mengalahkan MK Dons 5-1 pada babak keempat piala FA. Klub enggan memperpanjang kontrak bek asal Inggris tersebut.

John Terry mengungkapkan bahwa sebenarnya ia masih ingin bertahan di Chelsea, tetapi klub tidak sepemikiran dengannya. Ia tidak akan pensiun di chelsea, bermain di klub Premier League yang lain karena ia tidak ingin melukai perasaan fans The Blues, sebutan Chelsea.

Klub sempat merilis pernyataan bahwa masih ada kemungkinan John Terry diberikan kontrak baru. Tapi ternyata itu hanya janji manis saja. Akhirnya John Terry tetap pergi sebagai pahlawan besar Chelsea. John Terry sudah bertekat ingin tetap pergi dengan kepala tegak.

Sejauh ini belum ada pemain di Chelsea yang bisa memberikan pengaruh sebesar John Terry. John Terry masih layak untuk dipertahankan. Karir John Terry di Chelsea sangat panjang, penuh dengan sejarah dan kenangan manis. John Terry adalah one-man-club milik Chelsea. John Terry selalu identik dengan biru, dengan The Blues.

John Terry berkembang menjadi sosok pemimpin berkontribusi besar bagi Chelsea. Ia mengangkat prestasi serta nama besar Chelsea. Ia membuat Chelsea bangkit dari semula adalah tim papan tengan menjadi tim papan atas Inggris dan penakluk benua biru. Sulit untuk bermain tanpa John Terry. Lebih sulit lagi untuk mencari one-man-club seperti John Terry.

Prestasi yang diperoleh John Terry sudah tidak perlu diragukan. Ia menjadi bek terakhir yang memperoleh Pemain Terbaik PFA pada musim 2004-2005 sebelum striker dan winger yang mendominasi pemenang penghargaan tersebut. John Terry adalah bek terbaik Inggris di generasinya.

Pada musim 2004-2005, John Terry menjadi tembok pertahanan terkuat Chelsea. Buktinya, Chelsea hanya kebobolan 15 gol saja! Itu menjadi sejarah di Premier League sebagai jumlah kebobolan paling sedikit sepanjang sejarah. Selain menjadi tembok tebal yang kokoh, John Terry juga membantu Chelsea mengakhiri puasa gelar liga selama setengah abad.

Tetapi, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. John Terry juga pernah mengalami pasang-surut kehidupan. Ia pernah mendapatkan masalah diluar maupun di dalam lapangan. Ia pernah ketahuan berselingkuh dengan pacar Wayne Bridge, rekan setimnya di Inggris. Ia juga pernah dicopot ban kaptennya di tim nasional Inggris. Ia pernah terkena kasus rasisme dengan Anton Ferdinand hingga masalah ketika ia terpleset saat adu penalti melawan Manchester United di Final Liga Champions 2008. Ia dituduh sebagai pihak yang menyebabkan kekalahan Chelsea yang hampir saja menjadi juara Liga Champions. Bahkan Benitez sempat menyebutkan bahwa John Terry sudah habis.

Bahkan musim 2015-2016 ini, bisa disebut bahwa ini adalah musim terburuk bagi John Terry maupun Chelsea. Tembok kokoh yang biasanya membentengi pertahanan, mendadak keropos dan kehilangan daya magisnya. Tembok pertahanan tak lagi bisa membendung serangan. Hingga akhirnya Chelsea pun memecat salah satu pelatih tersukses mereka yaitu Jose Mourinho.

John Terry Tak Tergantikan

Tak bisa dipungkiri bahwa John Terry adalah sosok yang tak bisa digantikan. Walaupun Roman Abramovich sudah mengeluarkan uang besar untuk mencari pengganti sosok John Terry, tetapi kharisma serta visi bermain John Terry tidak akan tergantikan. Walaupun ia mengalami banyak masalah, ia bisa bangkit kembali. Itu terbukti saat Jose Mourinho kembali ke Chelsea pada musim 2014-2015. John Terry mampu bertanding penuh 38 pertandingan yang kemudian membuat Chelsea menjadi juara Premier League.

12 musim sudah John Terry menjadi Kapten di Chelsea. Ia akan mencatatkan pertandingan lebih dari 700 di semua kompetisi bersama Chelsea dengan mengemas 40 gol. Ia adalah bek terproduktif sepanjang sejarah Premier League!

Tetapi, tidak ada kisah yang tidak ada akhirnya. Yang terbaik sekarang adalah tetap mendukungnya dan jangan mengejeknya hanya karena kesalahan kecil, karena John Terry sudah berkorban sangat banyak untuk Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *